Berita Otomotif Terbaru

Gantikan Folger, Hafizh Syahrin Resmi Dites Monster Yamaha Tech3

0 427

SELANGOR – Impian pebalap Malaysia melangkah di pentas MotoGP sudah di depan mata. Kiprah Hafizh Syahrin di kelas Moto2 ternyata dilirik oleh Monster Yamaha Tech3. Namun harus lakukan pengetesan bersama di Buriram pekan ini.

“Lebih dahulu saya ingin berterima kasih kepada Herve Poncharal memberikan kesempatan dan tentunya untuk seluruh tim Monster Yamaha Tech3. Saya akan mencoba sebaik mungkin dalam pengetesan tiga hari di Thailand,” buka Syahrin.

Pemuda yang sebelumnya berkarir di Moto2 ini mengungkapkan kegembiraan akan terwujudnya impian menggeber motor MotoGP.

“Saya akui sangat bersemangat untuk kesempatan ini. Berharap bisa lebih cepat dan menunjukkan kepada semua di mana kemampuan saya. Selain itu terima kasih kepada Razlan dan semua orang yang terlibat dan tak sabar untuk segera ke Buriram.”

“Di sana akan menjadi kali pertama mengendarai motor MotoGP. Saya tahu harus banyak belajar menunggangi Yamaha YZR-M1 dan sangat ingin mengetahui sejauh mana kinerja tim yang sangat profesional, jadi sangat ingin mengetahui pendapat mereka sebaik mungkin.”

“Selama musim dingin ini saya banyak berlatih, namun berharap kerja keras saya terbayar dan tak sabar rasanya ingin memulai,” pungkasnya.

Sementara dari Poncharal selaku manager tim Monster Yamaha Tech3 mengungkapkan kesediaan Hafizh Syahrin ikut pengetesan di Buriram. “Semua orang tahu, sejak Jonas Folger memutuskan tak bisa balapan di MotoGP 2018, kita mencari siapa pembalap pengganti.”

“Pasca pengetesan di Sepang, kita banyak lakukan pertemuan dan diputuskan bahwa Syahrin merupakan pilihan untuk Monster Yamaha Tech3. Hingga kini tinggal tiga hari lagi, tapi saya sangat yakin Syahrin akan menunjukkan kemampuannya. Dirinya masih muda, baru 23 tahun dan sudah menyabet podium di Moto2, hal ini tidaklah mudah.”

“Selain itu bisa finis di 10 besar di perolehan poin Moto2 2017, yang mana merupakan pencapaian besar, karena saya tahu begitu sengitnya pertarungan. Saya selalu berujar bahwa pebalap muda akan lebih bermakna untuk tim ketimbang pebalap yang sudah mapan.”

“Mari kita lakukan pengetesan, saya sangat senang dan optimis dan setelah pengetesan di Buriram kita akan ambil pilihan akhir. Selain itu saya ingin berterima kasih kepada Razlan Razali dari Sepang International Circuit, yang juga sebagai manager tim Harfizh Syahrin,” tutupnya. [KC]