Berita Otomotif Terbaru

Xpander dan Outlander Bantu Mitsubishi Motors Pulih

0 343

TOKYO — V-shaped recovery dialami Mitsubishi Motors Corporation (MMC) pada tahun kalender 2017, diyakini mendapat kenaikan volume penjualan ritel sebesar 10%. Hal berkat respon dari China, Amerika dan ASEAN.

Diyakini MMC mampu mengatongi 1.030.000 unit, sementara dibandingkan tahun lalu masih di angka 934.000 unit.

Diklaim lonjakan luar biasa dialami pada kuartal terakhir tahun 2017, mendapat angka tambahan 279.000 unit. Bila meninjau kuartal tahun lalu hanya di angka 237.000 unit.

China bisa dibilang menjadi pasar potensial bagi Mitsubishi Motors, sebab lonjakan penjualan mencapai 56%, di angka 129.000 unit. Dipastikan berkat sambutan hadirnya Outlander secara lokal.

Selain itu Amerika juga mengalami kenaikan 8%, penjualan mampu tembus 104.000 unit, merupakan angka yang terbaik dari tahun 2007 ketika masih di angka 100.000 unit.

Tak ketinggalan Indonesia juga menjadi penyumbang Mitsubishi terangkat derajatnya di kawasan ASEAN. Hal ini berkat hadirnya Xpander di mana perusahaan membuka pabrik perakitan baru tahun lalu, tumbuh 19% menjadi 80.000.

Performa kuat lainnya berasal dari Thailand (penjualan tahunan naik 26% menjadi 70.000), Filipina (naik 20% menjadi 71.000) dan Australia (naik 10% menjadi 81.000). Mitsubishi Motors memiliki pangsa pasar lebih dari 5% pada masing-masing pasar di Indonesia, Thailand, Filipina dan Australia.

Di seluruh bisnis ASEAN secara keseluruhan, penjualan tahunan tumbuh sebesar 17% menjadi 242.000.

Di tempat lain, penjualan di Jerman meningkat sebesar 16% menjadi 45.000 unit. Perusahaan juga mendapat keuntungan dari pemulihan ekonomi Rusia, di mana volume tahunan meningkat sebesar 45% menjadi 24.000 unit. Sebaliknya, terjadi penurunan penjualan 18% menjadi 24.000 unit di Uni Emirat Arab, diantaranya disebabkan karena adanya ketegangan regional.

Bisnis MMC di Jepang juga membuat kemajuan, meningkatkan penjualan sebesar 7% menjadi 92.000 unit pada tahun kalender karena pemasaran model kei-car kembali berlanjut setelah penghentian di tahun 2016.

Trevor Mann, Chief Operating Officer Mitsubishi Motors, mengatakan: “Mitsubishi Motors memperoleh hasil yang baik pada 2017, dengan kinerja yang kuat yang dipimpin oleh bisnis kami di China dan kawasan ASEAN. Kami juga bersemangat melihat bisnis domestik kami di Jepang melakukan langkah pertama menuju pemulihan”